Bab 129 | Diabaikan. Lagi.

2216 Words

Untuk pertama kalinya Elan merasa gemetar ketakutan dalam hidupnya dan dia juga merasa buntu. Tidak bisa benar-benar mengambil keputusan yang pasti di situasi genting seperti ini. Dia tidak tau -belum tau- laporan medis apa pun tentang Ayuna, dan pagi ini dia justru melihat Ayuna dalam keadaan demam tinggi yang sangat mengkhawatirkan. Tubuh wanita itu sudah menggigil dengan keringat yang bercucuran. Elan ingin menghubungi dokter, namun dia tidak tau kontak Dokter Sonya yang semalam disebutkan Mama sebagai dokter kandungan yang selama ini menangani Ayuna. Pada akhirnya Elan melesat keluar dan berteriak memanggil mamanya. Rayya dan Rayyan yang baru saja akan bersiap untuk olahraga pagi dan sedang memakai sepatu langsung mengernyit mendengar teriakan Elan di pagi hari dengan wajahn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD