Bab 130 | Sesungguhnya Rindu

2437 Words

“Mama …” bisik Ayuna lirih sambil meringis saat kepalanya kembali terasa berdenyut hebat. Ayuna sesungguhnya lagi-lagi dilanda kebingungan atas apa yang sedang terjadi. Seingatnya semalam dia tidur lelap setelah makan tengah malam yang untuk pertama kalinya ditemani sang suami. Mengingat tadi malam, hatinya jadi menghangat, apalagi tatapan pria itu yang meneduhkan dan sesungguhnya membuat Ayuna salah tingkah, hanya saja Ayuna menunjukkan raut kesal dan meminta Elan berhenti menatapnya terlalu lekat dan dekat seperti itu dengan alasan tidak nyaman, padahal Ayuna menyukainya. Sejak tadi dia mencoba membuka mata, namun rasanya berat sekali, sehingga bibirnya hanya bisa menggumam lirih memanggil Mama Rayya, satu-satunya nama yang Ayuna pikirkan dan berharap beliau menolong Ayuna. Ayu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD