Pria itu terjaga lebih dulu dan langsung menatap langit-langit kamar dengan rasa yang masih melekat atas kenikmatan yang baru saja dia dapatkan semalam dari tubuh polos seorang Rinai Ayuna yang Elan pikir … Elan kembali mengerang dalam diamnya sambil mengusap wajahnya kasar, kepalanya kembali sibuk melakukan reka ulang adegan yang membuat desiran itu perlahan datang. Bagaimana tubuh Ayuna yang mulai menggeliat saat rasa sakitnya perlahan hilang, rintihan wanita itu yang memohon pada Elan untuk berhenti namun tubuhnya justru meminta yang sebaliknya. Semalam terlalu luar biasa, Elan rasanya nyaris gila merasakan kenikmatan dari tubuh seorang Rinai Ayuna. Tubuh Ayuna membuatnya kecanduan, meski masih ada sesal yang merayap karena pernah dan terus menghina tubuh yang ternyata terhormat

