Yuni mengunyah makanannya dengan pelan, ucapan Kelvin sangat mempengaruhinya apalagi ia bahkan sempat memikirkan Kelvin yang ingin menyantapnya dengan lezat namun benar-benar menyatapnya seperti memakan makanan enak, membuat tubuh Yuni merinding. Bisa-bisa ia mengartikan sebuah kata memakan dengan benar-benar-benar memakan dengan lezat. "Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Kelvin. "Keanehan Mas yang ingin memakan aku," ucap Yuni membuat Kelvin menyipitkan matanya. "Jangan bilang kata memakan yang Mas maksud kamu artikan dengan kata benar-benar ingin memakan versi yang sebenarnya bukan makna yang Mas Maksud," ucap Kelvin. Yuni tersipu malu dan tiba-tiba ia tersenyum karena ucapan Kelvin memang benar. Tadinya ia juga sempat berpikir seperti itu, tapi ia tahu kalau memakan itu biasanya diartik

