Aisila menghela napasnya dan ia menatap kamar yang saat ini ditempati ia dan Tegar. Kamar ini sangat luas, ranjangnya pun juga luas dan jika ia tidur bersama pun tidak akan jadi masalah, karena ia bisa menjaga jarak aman dari Tegar. Lagian kebiasan tidur disatu ranjang memang harus ia lakukan mengingat Esy selalu memperingatkannya agar ia tidak pisah ranjang dengan Tegar mengingat hubungan keduanya yang masih terlihat dingin. Tegar memang memperlakukannya dengan baik dan mengajaknya untuk bermalam di Apartemen ini tidak seperti Tegar yang dulu, yang tidak mengizinkan almarhum istrinya untuk mendatangi apartemennya. Jika Tegar menginap di Apartemennya, Esy juga mengatakan padanya ia juga harus ikut ke Apartemen ini demi menghindari pikiran buruk, jika Tegar memiliki simpanan. Syarat ag

