Takut Diterkam

1340 Words

Bening berbaring tengkurap di kasur dengan wajah tertanam di bantal, tubuhnya tertutup selimut tebal. Matanya masih terpejam meski sebenarnya sudah setengah sadar. Seluruh tubuhnya terasa sangat pegal. ‘Aduh, badan aku rasanya remuk semua.’ Da mencoba mengingat apa yang terjadi semalam—atau lebih tepatnya, dini hari tadi. ~~Flashback - Tengah Malam, sekitar pukul 02.30~~ Bening sedang tidur nyenyak dalam pelukan Galang ketika dia merasakan bibir hangat mengecup bahunya. "Sayang," bisikan serak di telinganya membuat Bening terbangun perlahan. "Hmmm" Bening menggumam dengan mata masih terpejam, terlalu mengantuk untuk membukanya. "Aku nggak bisa tidur." Galang berbisik pelan sambil mengecup leher Bening. "Kenapa?" Bening bertanya dengan suara masih parau karena tidur. "Karena kamu a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD