Tante Disti Panik

3212 Words

Menunggu dua minggu bisa jadi terasa begitu panjang, apalagi bila di ujung penantian itu terselip harapan besar. Begitu pula yang sedang dijalani oleh Disti dan Dharren. Mereka berdua kini berada di fase paling mendebarkan dalam program IVF, menunggu hasil pemeriksaan nanti, apakah embrio yang sudah ditanamkan dapat menempel dengan baik atau tidak. Hasilnya memang belum bisa ditebak, tidak ada tanda - tanda yang mengkhawatirkan, namun itu juga tidak otomatis berarti semua berjalan mulus. Dharren berusaha menjadi penyeimbang. Ia selalu mengingatkan Disti untuk tetap berpikiran positif, tidak terlalu larut dalam euforia, namun juga tidak jatuh ke jurang kekecewaan bila nanti kenyataan berkata lain. "Usaha sudah, doa juga udah, Que Srea, sera," begitu kalimat yang Dharren ucapkan, seolah m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD