Pisah Kamar

2000 Words

Dhannis tidak pernah berpikir Ina kejam,takdir hidupnya memang begitu, yang tidak adil adalah sejarah hidup yang tidak bisa mereka pilih sendiri. Kalau Ina tampak dingin atau tak peduli dengan apa yang terjadi di rumah papanya sekarang, itu bukan karena hatinya keras, tapi karena hatinya terlalu lama dibentuk oleh luka - luka yang tak sempat sembuh. Dhannis paham betul, Ina tumbuh dewasa tanpa penyimpangan, tanpa tersesat terlalu jauh saja sudah prestasi. Apalagi waktu itu Ina hanyalah seorang anak kecil yang hidup dalam keluarga yang tidak utuh lagi, sangat berat beban yang ditanggung Ina. Semua orang punya masa lalu, tapi tidak semua orang bisa berdamai dengan itu. Jadi saat Ina bersikukuh tidak ingin ikut campur urusan Papa dan Tante Yasmin bahkan mengharapkan perpisahan mereka, Dha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD