Rumah besar yang berdiri megah di kawasan elit itu pagi ini terasa lebih dingin dari biasanya. Udara sejuk yang menelusup masuk lewat jendela-jendela besar seakan tak mampu menghapus kesunyian yang menggantung di setiap sudut ruangan. Biasanya, ada sedikit kehebohan pagi hari meskipun mereka hanya bertiga di ruang makan. Adel yang bersiap ke sekolah dengan suara khasnya yang riang, atau Pak Windra yang duduk di meja makan sambil membaca berita dari ipad-nya dan mengomentari berita-berita hangat kepada istrinya. Tapi kini semua itu tak ada lagi. Sudah dua minggu ini ritme rumah berubah. Sejak kejadian makan siang bersama Ina, ketegangan menyelimuti keluarga kecil itu. Adel kehilangan selera makan, Yasmin tampak serba salah, dan Pak Windra? Ia menjadi orang asing di rumahnya sendiri. Pria i

