Setelah sarapan pagi yang sederhana namun hangat, Dhannis dan Ina hanya duduk santai di ruang tengah. Rumah terasa sepi, tenang, dan nyaman. Tidak ada ART yang lalu - lalang, tidak ada suara TV yang nyaring, hanya mereka berdua dan suara film Netflix yang mengalun pelan. Waktu Dhannis ke rumah sakit masih tiga jam lagi. Dan untuk saat ini, waktu itu terasa cukup lama untuk diisi bersama. Mereka duduk bersebelahan di sofa panjang. Bantal empuk terselip di antara mereka, walaupun posisi itu lama - lama tidak terlalu berguna, karena satu demi satu, bantal itu tergeser oleh tawa, sentuhan, dan gerakan kecil mereka selama menonton. Film yang diputar adalah film romantis pilihan Ina, yang katanya ringan tapi bikin senyum - senyum sendiri dan ternyata, benar saja. Beberapa adegan membuat mereka

