Yasmin dan Akhir Ceritanya

2006 Words

Seperti seseorang yang baru saja lepas dari penjara batin, Yasmin pagi itu tampak sangat bersemangat. Setelah satu bulan menahan diri tak pergi kemana - mana karena suasana di rumah sedang tegang, pagi ini ia kembali mengenakan pakaian terbaiknya: blus satin dengan celana putih bersih, lengkap dengan kacamata hitam dan parfum elegan. Bukan karena ada acara keluarga atau pertemuan sosial, tapi karena ia akan kembali menjemput apa yang selama ini diam - diam membuatnya merasa hidup, bermesraan bersama Andra. Malam sebelumnya, mereka sempat merencanakan untuk menginap di hotel. Tapi Yasmin berubah pikiran. Ia meminta Andra membatalkan pesanan hotel dan menyarankan agar mereka tetap di tempat kost Andra saja seperti hari sebelumnya. Alasannya bukan karena tidak ingin dimanja dengan fasilitas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD