Mulai Tenang

2244 Words

Kemang pagi ini sunyi lebih dari biasanya. Rumah besar di ujung jalan terasa tenang, seakan menyadari bahwa hari ini bukan pagi yang biasa. Suara burung yang biasanya bersahut - sahutan samar, kali ini tenggelam dalam kepedihan yang belum hilang. Dharren dan Disti hanya tinggal berdua, dua asisten rumah tangga dan satu supir tinggal di sisi lain rumah ini. Sepinya rumah membentuk ruang yang lebih luas lagi bagi keheningan. Dua hari telah berlalu sejak mereka menerima hasil pemeriksaan, vonis yang tak serta - merta membunuh harapan, tapi menuntut cinta yang lebih keras, lebih sabar menghadapi hari depan. Ketika sinar matahari menyusup lewat tirai jendela, Dharren tidak beranjak dari tempat tidurnya malah cenderung santai, karena ia sudah memutuskan untuk tidak masuk kerja hari ini walaupu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD