Vonis Itu

2025 Words

Beberapa hari setelah menjalani rangkaian pemeriksaan yang panjang dan cukup melelahkan, Akhirnya petang ini Disti dan Dharren duduk berhadapan dengan dokter spesialis di sebuah ruangan putih minim suara, beraroma lavender segar, dan rak buku medis yang rapi. Namun harumnya lavender dan tampangnya steril itu gagal menenangkan jantung Disti yang berdegup ragu dan takut. Dokter perempuan yang sudah senior itu menyambut mereka dengan senyuman lembut, suaranya perlahan mencipta ruang aman. Ia membuka map laporan hasil tes mereka, menatap sejenak ke arah Disti dan Dharren, satu kedipan mata seperti menimbang apakah mereka siap menerima apa yang tertulis di depan mereka. Disti mencuri pandangan ke lembar hasil yang tertata dalam folder, terasa seperti membaca vonis samar, low ovarian reserve

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD