Ban 51. Berubah Fikiran?

1283 Words

“Jadi bagaimana kelanjutan kamu dengan Zena?” Justin menatap Wiska. Ya, setelah menemui William di kantor Justin memang langsung ke rumah sang mama. Walaupun di apartemennya sudah ada Zena, tetapi Justin memilih menemui Wiska terlebih dahulu. Lebih dari itu ia sudah izin kepada Zena dan wanita itu memperbolehkan. “Mama tidak masalah kamu mau sama siapa saja, Justin. Selama ini Mama juga kenal Zena anak yang baik. Hanya saja kamu tahu sendiri siapa Zena, ‘kan? Kamu sudah siap dengan konsekuensinya?” “Konsekuensi seperti apa yang Mama maksud?” “Geraldy dan Emma. Apa setelah ini hubungan kalian akan tetap baik-baik saja? Layaknya tidak ada masalah?” Wiska menatap lekat putranya yang duduk disebrangnya. Paham apa maksud Wiska, Justin mengangguk-anggukan kepalanya. “Saya udah bicara baik-b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD