Entah sejak kapan, tapi yang jelas saat ini keduanya sudah berada di atas ranjang. Justin yang baru saja melempar tubuh Zena, sejenak terdiam sambil membuka baju yang ia kenakan. Melihat itu jantung Zena berdegup sangat kencang. Zena mundur pelan-pelan ke belakang, namun sedetik kemudian kedua kakinya ditarik oleh Justin. Alhasil Zena kembali ketempat semula. Saking kagetnya, wanita itu sampai memekik. Zena ingat, Zena tahu kalau mereka akan menikah. Selain itu Zena juga tahu kalau sudah pernah melakukannya bersama Justin walaupun ia tidak sadar. Tapi untuk mengulangnya sekarang, Zena belum siap. Pasalnya Zena ingin menikah dulu supaya ada status. “Kenapa? Kok masih kaku aja, sih? Ini saya Justin, bukan orang lain. Saya yang sebentar lagi akan jadi suami kamu. Saya yang sebentar lagi ber

