Cerai?

1095 Words

"Kamu mau pergi jam berapa?" "Mungkin jam sepuluan. Nanti kalau mau berangkat aku kabarin kok, tenang aja." Kemeja putih pemberian Ayna langsung Varrel ambil. Saat akan mengancingkan tiba-tiba Ayna sudah lebih dulu membantunya. Varrel tidak menolak, dia membiarkan saja apa yang istrinya lakukan. Dengan penuh ketelatenan Ayna memasang semua kacing kemeja sampai bawah. Setelah urusan kemeja selesai tak lupa Ayna turut membantu memasangkan dasi. Sempurna. Ayna menepuk pelan d**a Varrel sambil tersenyum. "Sangat tampan. Tapi tolong ya, jangan tebar pesona sana sini. Ingat, anak kamu sebentar lagi lahir. Jangan macam-macam kalau ngga mau aku jambak sampai botak." Mendengar itu Varrel terkekeh. "Buat apa aku tebar pesona? Tanpa tebar pesona mereka semua udah jatuh hati. Tapi itu hak semua o

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD