Pengikut Baru

1322 Words

"Jadi niatnya kamu mau masak apa? Pintar sekarang anak Bunda udah bisa masak." Pujian sederhana namun sukses membuat Ayna malu plus senang. Belum sepenuhnya bisa memang, tapi setidaknya dia ada kontribusi di dapur bersama Salwa. Ketakutan Ayna karena tidak bisa memasak juga sudah luntur karena selama di rumah ibu mertuanya sangat pengertian. Bahkan tidak jarang dia tidak dilibatkan untuk membantu. Akan tetapi karena dalam dirinya ada tekad mencoba, Ayna tetap meminta bimbingan. Sepulangnya dari kantor Ayna memang izin tidak langsung pulang. Karena kemarin dia terlanjur janji dengam Anggun untuk sekedar mengobrol. Tetapi kebetulan Ayna ingin membeli bahan makanan, Anggun dengan senang hati menemani. Semenjak putrinya itu menikah hubungan keduanya cukup membaik. Walaupun Anggun tidak selal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD