DI TEMPAT BERBEDA – PASAR MALAM Jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Suasana pasar malam masih ramai, lampu-lampu warna-warni berkelip indah, bercampur dengan riuh suara orang-orang dan dentuman musik dari wahana permainan. “Nih, Bang, minumannya.” Ucap Melly sambil menyodorkan sebotol air mineral pada Raka. Setelah selesai membantu Melly membereskan barang-barang di rumahnya, Raka langsung mengajak Melly bersama kedua adiknya menikmati suasana pasar malam. “Oh, thanks!” sahut Raka, menerima botol itu dengan senyum lebar. Ia meneguknya perlahan sambil menoleh ke kanan-kiri, menikmati hiruk-pikuk di sekitarnya. “Asyik juga, ya, di sini,” gumamnya sambil terkekeh kecil. Melly yang duduk di sampingnya hanya mengangguk pelan, ikut tersenyum. “Hmmm...” “B… Bang Raka...” pangg

