Kembali pada Darrell dan Nita… Perjalanan panjang itu akhirnya terbayar. Mereka kini telah sampai tepat di depan sebuah hotel mewah—tempat Darrell telah menyiapkan segalanya untuk bulan madu mereka, di Bali. Nita menarik napas pelan. Tubuhnya lelah… tapi hatinya hangat. Ini adalah awal dari sesuatu yang baru. Namun— baru saja mereka hendak melangkah masuk… “Darrell?” Sebuah suara perempuan menghentikan langkah mereka. Seorang wanita berjalan mendekat dengan senyum lebar—terlalu percaya diri. “Kamu di sini juga?” sapanya, seolah mereka sangat dekat. Ia bahkan mengembangkan tangan, berniat memeluk. Namun— Darrell dengan sigap menghindar. Gerakannya tegas. Membuat senyum wanita itu langsung memudar. “Maaf,” ucap Darrell dingin. “Kamu siapa?” Seketika— r

