SEASON 4 // BAB 100

2056 Words

Dan di tengah keterkejutan itu— “Maaf, Pak. Silakan duduk,” suara Pak Penghulu kembali terdengar, memecah lamunan yang menggantung di udara. “Oh… i-iya,” jawab Pak Armand gugup. Ia segera melangkah dan duduk di samping Pak Penghulu. Ibu Rika dan Aurel menyusul, mengambil tempat di bangku belakang sebagai saksi. Wajah mereka masih menyimpan sisa keterkejutan yang belum sepenuhnya hilang. Tak lama kemudian, beberapa tamu lain mulai berdatangan. Rara masuk dengan langkah sedikit tergesa, matanya langsung mencari-cari sosok pengantin. Ia duduk di antara para saksi, tak jauh dari Darrell dan Nita. Disusul oleh Bara dan Tania yang duduk berdampingan. Tania nyaris menempel pada lengan Bara, tangannya melingkar manja. Rara menyenggol pelan lengan Tania. “Cieee… sekarang udah go public nih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD