“A-Alana... I-itu serius?! Itu calon suami kamu?!” ucap Siska dengan wajah tegang, ikut terkejut sekaligus tak percaya. Ia terus menatap ke arah Sagara tanpa berkedip. “Apa?! Enggak... enggak mungkin! Ini semua enggak mungkin... ini semua enggak mungkin!” Laras menatap dengan mata terbelalak, suaranya nyaris berbisik, tapi tubuhnya bergetar hebat. Ia menggeleng pelan, mencoba menolak kenyataan yang baru saja disaksikannya. “La... Laras... i-ini semua serius?” tanya Ibu Rika, ikut terguncang. Wajahnya memucat, tak percaya dengan apa yang sedang terjadi di depan mata. “Jadi... k-kak Sagara... kak Sagara itu... calon suami aku...?” Suara Alana bergetar di dalam hatinya. Ia berdiri terpaku, tak sanggup menahan keterkejutan yang begitu besar, menatap Sagara yang kini semakin dekat den

