SEASON 3 // Bab 34

1494 Words

“M–mas Sagara! K–keluar dulu, mas! Cepetan!!” teriak Alana dengan suara bergetar, wajahnya memerah karena malu luar biasa. Ini pertama kali dalam seumur hidupnya ia berada dalam keadaan seperti itu di depan laki-laki. “I–iya! Iya, iya! Mas keluar sekarang!” sahut Sagara gugup. Napasnya ikut memburu, tubuhnya gemetar hebat. Pemandangan tadi membuatnya panik—dan jujur saja, ia belum pernah melihat hal seperti itu kecuali dari film-film dewasa yang tidak seharusnya ia tonton. Dengan tergesa, ia pun segera keluar dari kamar, membiarkan Alana beres-beres dan menenangkan diri Lima belas menit kemudian… Suasana kamar itu sudah jauh lebih tenang. Alana kini duduk di tepi ranjang, rambutnya masih sedikit lembap, aroma sabun wangi samar menguar di udara. Di seberang sana, Sagara bersandar sant

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD