BAB 92

2089 Words

Beberapa Jam Kemudian... MASIH DI RUMAH ALEX “Ya Tuhaaan, kenapa pikiranku nggak bisa tenang banget kayak gini, ya? Mikirin Laura dan Angel terus,” gumam Alex dalam hati. Dari tadi, ia hanya bisa duduk terdiam di samping Desi, istrinya, yang sedang terbaring lemah di atas ranjang di depannya. “Sebenarnya, apa yang Radit rencanakan? Mau dibawa ke mana Laura dan Angel?” pikir Alex sambil mengetuk-ngetuk pelipisnya. Kegelisahan terus menguasai dirinya. “Aku ngerasa ada sesuatu yang nggak beres, tapi kenapa aku nggak bisa memastikan apa itu?” Alex mendesah panjang, tangannya mengepal erat. Sementara itu, Desi yang terbaring lemah di ranjang entah mengapa tersenyum samar. Senyum itu penuh arti, seolah ia tahu sesuatu yang Alex tidak ketahui. Namun, Alex yang sedang terhanyut dalam p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD