SEASON 4 // BAB 94

1350 Words

Plak! Suara tamparan itu menggema begitu Rara melangkah masuk ke dalam rumah. Tubuhnya terhuyung. Pipi kirinya langsung terasa panas menyengat. “M-mama…” suaranya bergetar, nyaris tak terdengar. Ibu Mitha berdiri tegak di hadapannya. Wajahnya tegang. Matanya tajam seperti pisau. “Dari mana saja kamu?” suaranya dingin, tapi mengandung amarah yang mendidih. “Dua hari baru pulang?” Rara belum sempat menjawab. “Dan siapa pria yang tadi mencium kamu di mobil?” Pertanyaan itu menghantam lebih keras daripada tamparan tadi. “Kamu izin sama Mama. Setiap Mama tanya, kamu bilang di rumah Tania, Kely, Nita…” “Tapi Mama sudah tanya mereka. Tidak satu pun diantara mereka tahu kamu di mana!” Nada suara Ibu Mitha meninggi. “Sekarang jawab Mama! Dari mana saja kamu selama dua hari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD