SEASON 2 // Bab 24

1171 Words

“M-maksudnya?” jawab Laura bingung, alisnya berkerut. Gavin justru tersenyum tipis, menatapnya dengan tatapan penuh teka-teki. “Ooohhh…” Laura mendengus pelan, lalu balik tersenyum menertawakan. “Jadi Mas Gavin ngira, Laura ini jatuh cinta sama Mas, gitu?” sindirnya, senyum sinis terukir di bibirnya. “Iya. Kamu jatuh cinta kan… sama Mas?” Gavin menjawab santai, seolah yakin dengan dugaannya. Laura menoleh cepat, menatapnya dengan tatapan tajam. Bibirnya terangkat membentuk senyum mengejek. “Mas Gavin, Laura kasih tahu ya, sama Mas.” Suaranya tegas, dingin, dan penuh gengsi. “Kita ini menikah karena terpaksa. Bukan karena atas dasar cinta sama cinta.” Ia menarik napas, lalu menambahkan dengan nada semakin menusuk, “Jadi sampai kapan pun, Laura nggak akan pernah jatuh cinta sama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD