SEASON 2 // Bab 23

1383 Words

Setengah jam setelah keberangkatan Ibu Alika, Gavin dan Laura buru-buru masuk ke mobil, meluncur menuju kampus. Di balik kemudi, Gavin tampak fokus menyetir. Tapi berbeda dengan istrinya. Sejak tadi, Laura justru sibuk dengan kuku-kuku mungilnya. Setelah semalaman ketiduran dengan botol cat kuku berantakan di kasur, pagi ini ia melanjutkan kembali “ritual kecantikannya” itu di dalam mobil. “Hmm… tinggal sedikit lagi, cantiiiik,” gumamnya penuh konsentrasi sambil meniup-niup jarinya. Namun, tepat ketika ia sedang asyik mengecat kuku, mobil mendadak berhenti mendadak. Ciiiitttt! Rem mobil berdecit keras. “Y-YA AMPUUUUN, MAS GAVIN!!!” jerit Laura panik. Cat kukunya langsung belepotan, polesan rapi yang baru saja ia banggakan berubah jadi acak-acakan. Parahnya lagi, botol cat kuku di t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD