Kenzo justru tersenyum lembut, tak mau memaksa, “Ya udah, nggak papa. Kalau emang kamu nggak mau, biar langsung kita mulai saja permainannya.” Alesha mengerutkan kening bingung, “K-Kita mulai saja permainannya?” "M-Maksud, Mas... bikin Dede bay...” Tiba-tiba ucapan Alesha terhenti. Tanpa peringatan, Kenzo langsung memasukkan juniornya yang sudah sangat menegang dan mengeras ke bagian bawah gadis itu. "Ah... Mas... Aaaahh... S-sakit, Mas... Pelan-pelan masukin nya..." Desah Alesha. Tangannya refleks mencengkeram lengan Kenzo. "Aaaah... Ssstttt... Aduh, Sayaaaang... Punya kamu... Aaaah... sssstttt... Sempit banget, Sayaaang... Aaaah... sssssttt... susah banget dimasukinya, Sayaaang...” Kenzo ikut mendesah, suaranya berat dan terengah. Sementara hentakannya semakin kencang menerobos dind

