DI TEMPAT BERBEDA Di Rumah Alif Waktu menunjukkan pukul 08.30 malam. Di ruang tamu, Ibu Nani, Tasya, dan Mbok Ijah sudah duduk dengan pakaian rapi. Mereka sudah siap berangkat menuju majelis ta’lim untuk menghadiri acara pengajian malam ini. Namun satu orang masih belum juga muncul. “Ya ampuuun… si Rara lama banget, sih!” keluh Ibu Nani sambil melirik ke arah kamar. Nada suaranya mulai terdengar kesal. “Itu anak lagi pakai baju atau lagi jahit baju?” Ia menghela napas panjang. “Nanti keburu malam, lho. Kita bisa-bisa nggak sempat dengar ceramahnya Alif.” “Iya, tuh!” sahut Tasya yang sejak tadi juga sudah mulai tidak sabar. “Kak Rara lagi ngapain, sih? Lama banget.” Ia menggelengkan kepala. “Emangnya mau tampil secantik apa, sih? Tinggal pakai gamis, pakai hijab… sudah s

