SEASON 2 // Bab 71

1225 Words

Setengah jam kemudian... Usai Gavin dan Laura bersiap, keduanya melangkah turun dari kamar. Gavin tampak menggandeng lembut tangan istrinya, seolah tak ingin melepaskan sedetik pun. Mereka berjalan menuju mobil yang sudah menunggu di halaman, angin pagi berembus pelan, tapi ketegangan masih terasa di wajah Gavin. “Ayo, Sayang, masuk!” ucapnya, cepat-cepat membukakan pintu mobil dengan sikap penuh perhatian. “Dari tadi Dokter Tia nelepon Mas terus,” lanjutnya, nada suaranya setengah cemas. “Katanya ada sesuatu yang sangat penting, yang harus disampaikan ke kita berdua… tentang penyakitmu.” Laura hanya mengangguk sambil tersenyum tipis. “Iya, Mas. Sebentar.” Ia buru-buru meraih pintu mobil, hendak masuk ke dalam. Namun, belum sempat tubuhnya benar-benar duduk di kursi— “Gavin! Tung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD