Malam pun tiba... waktu menunjukkan pukul 20.00 Gavin berdiri di depan kamarnya, mondar-mandir dengan raut wajah yang begitu frustasi. Mengapa Gavin bisa sefrustasi itu? Tentunya para pembaca tahu—tidak ada satu hal pun yang bisa membuatnya sesekalut ini, kecuali karena kurangnya perhatian dan pelayanan dari istri tercintanya, Laura, di atas ranjang. Sejak siang tadi—sejak kepergian Sagara dari rumah itu, Gavin benar-benar tidak diizinkan masuk ke kamar oleh Laura. Akibatnya, ia tidak bisa bermain-main dengan tubuh seksi Laura, istri tercintanya. Itulah sebabnya ia tampak begitu gelisah malam ini. Biasanya, setiap kali pulang dari kantor atau saat libur kerja, Gavin selalu menghabiskan waktunya untuk bermain-main di atas ranjang bersama Laura. Gavin mainin seluruh bagian-bagian

