SEASON 2 // Bab 92

2484 Words

DI TEMPAT BERBEDA — RUMAH ALEX. Pukul 01.30 dini hari Suasana rumah sudah lama sunyi. Hanya suara detak jam dinding yang terdengar sayup di ruang tengah. Tiba-tiba terdengar suara ketukan terburu-buru di pintu depan. “Non… Non Laura?” gumam Mbok Ijah, yang terbangun dari tidurnya. Ia segera bergegas keluar kamar, menyeret langkahnya dengan tergesa. “Iya, Non! Sebentar, ini Mbok bukain pintunya!” teriaknya dari dalam sambil meraih kunci pintu. Begitu daun pintu terbuka, Mbok Ijah sontak terpaku. Di hadapannya berdiri Laura— wajahnya basah, matanya bengkak, tubuhnya gemetar. “Hiks... hiks...” Air matanya terus mengalir tanpa bisa ia bendung. “Ya ampun, Non Laura! Astaga, kenapa Non nangis kayak gini, to? Non pulang sama siapa? Den Gavin mana?” tanya Mbok Ijah panik, seger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD