SEASON 4 // BAB 11

1212 Words

“Pokoknya saya nggak mau tahu.” Suara Kenzo menggema tegas sesaat setelah ia keluar dari lift, satu tangannya masih memapah Alesha yang langkahnya belum sepenuhnya stabil. “Kejadian seperti ini—jangan sampai terulang lagi.” Tatapan tajamnya menyapu seluruh karyawan yang berdiri tegang di hadapannya. Tak satu pun berani membalas pandang. “Ba-baik, Pak!” Jawaban itu keluar serempak, penuh hormat dan ketakutan. Kenzo lalu menoleh pada salah satu karyawan. “Dan kamu. Sekarang juga, tolong buatkan teh hangat untuk Alesha.” Nada suaranya tak memberi ruang untuk bantahan. “I-iya, Pak. Baik!” Karyawan itu segera berlari kecil menuju pantry, meninggalkan Kenzo dan Alesha hanya berdua di area lounge. Kenzo membantu Alesha duduk perlahan. Gerakannya tak lagi terburu-buru—lebih hati-hati,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD