Sementara di sebuah taman tampak Windy dan Zoya tengah duduk bersama dan terlihat wajah tegang milik Zoya yang enggan menatap wajah ibu dari pria yang telah memberikannya momongan. “Zoya, coba kamu ceritakan kisah kamu dan Ziont. Mulai dari perkenalan…” ucap dingin sang nenek dari puteranya. “Ehmm…Baik, Bu.” Zoya tampak menarik nafas panjang, lalu memberanikan diri untuk melanjutkan kalimatnya. “Awal pertemuan dengan Mas Ziont itu ketika tiga tahun silam. Saat itu, Zoya sedang depresi berat dengan kisruh rumah tangga Zoya dan Mas Dimas.” “Jadi, orang ketiga yang di sebut Dimas tiga tahun lalu itu Ziont?” Tanya Windy masih dengan nada tegasnya. “Bukan, Bu.” “Trus, siapa?” Tanyanya tidak sabar. “Tidak ada. Itu hanya permainan Mas Dimas saja karena dia yang berselingkuh. Sehingga dia m

