Bab 190

2720 Words

Albert keluar dari mobil mewah, menggandeng tangan Kiara dengan lembut, sementara tangan lainnya memegang putri mereka, Valentia, yang masih terlelap di pelukan ayahnya. “Papa… aku capek,” gumam Kiara pelan, matanya masih menatap mansion dari jauh. Albert tersenyum hangat, menundukkan wajahnya. “Aku tahu, Mommy. Tapi sebentar lagi kita sampai rumah. Semua akan baik.” Valentia menguap kecil dan menempelkan kepala di d**a Albert. “Papa…” suara kecilnya terdengar lemah tapi nyaman. “Shh, sayang. Tidur lagi dulu. Papa yang jaga,” jawab Albert sambil menepuk punggung Valentia pelan. Mereka melangkah masuk ke mansion, dan suara langkah kaki mereka menggema di lorong luas. Alden, yang sedang duduk di ruang tamu, langsung menoleh. Matanya membesar melihat ayahnya menenteng adik kecilnya. “Ap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD