Albert menatap wajah istrinya lama sekali di dalam kamar yang remang, hanya diterangi cahaya lembut dari lampu tidur di sisi ranjang. Kiara yang sedang mengeluarkan perhiasannya dari leher menoleh dengan senyum samar, lelah setelah seharian ikut Albert ke perusahaan, tapi masih tampak begitu cantik di matanya. Gaun yang ia kenakan tampak berkilau lembut saat tertimpa cahaya, dan rambut cokelatnya jatuh berantakan di bahu, membuat Albert tak mampu menahan diri untuk tidak memandanginya terus. Di sisi lain kamar, Valentina sudah terlelap di dalam box bayi berlapis kain lembut warna putih gading. Napas kecilnya teratur, bibir mungilnya bergerak sedikit seolah ia masih berusaha mengoceh dalam tidur. Albert mendekat, membetulkan selimut putrinya, lalu menunduk mencium kening kecil itu dengan h

