Sore itu langit tampak lembut, awan menggumpal di atas taman belakang mansion, dan udara membawa aroma wangi bunga melati yang baru saja disiram Kiara. Di pangkuannya, Valentina duduk tenang sambil memainkan boneka kecilnya, sementara Kiara dengan sabar mengelus rambut lembut putri kecilnya itu. Di sisi lain meja, Cassandra duduk bersama Alden, tampak gelisah sejak tadi. Tangannya sibuk memainkan sendok teh di cangkirnya, tapi matanya justru melirik ke arah dapur kaca tempat Kiara dan Albert sedang berbincang pelan. Alden menatap istrinya dengan alis berkerut. “Kamu kenapa dari tadi diem aja?” tanyanya perlahan. Cassandra tersenyum kaku, menatap suaminya dengan pandangan penuh keraguan. “Nggak apa-apa,” jawabnya cepat. “Aku cuma... ya, kepikiran sesuatu.” “Sesuatunya apa?” desak Alden,

