Bab 263

1948 Words

Malam itu, mansion tenang, hanya terdengar suara ombak dari pantai yang jauh. Valentina duduk di ruang kontrol, matanya menatap layar yang menampilkan seluruh mansion. Jeje duduk di sampingnya, telinga tegak, mata menatap setiap sudut ruangan dengan penuh kewaspadaan. Albert dan Kiara sedang keluar sebentar, meninggalkan Valentina dan Jeje di mansion. Valentina menekan tombol ringan, memeriksa sensor, memastikan semuanya berfungsi. Namun, tiba-tiba layar holografik menampilkan titik merah di jalur belakang mansion—penyusup nyata, bukan simulasi. Jantung Valentina berdebar kencang. Ia menatap Jeje, yang langsung menggeram pelan, ekornya bergerak cepat. “Jeje… ini nyata. Kita harus menghentikannya sebelum dia masuk lebih jauh,” kata Valentina dengan suara tegas. Jeje mendengus pelan, menan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD