Bab 85

1749 Words

Albert pulang lebih awal sore itu, tubuhnya masih mengenakan jas hitam rapi. Suara langkah kakinya bergema di dalam mansion yang tenang. Begitu memasuki ruang tengah, matanya langsung menangkap sosok Kiara yang duduk manis di sofa, jemarinya sibuk menggerakkan jarum dan benang di atas kain putih. Cahaya sore yang masuk lewat jendela besar memantulkan siluet lembut wajah istrinya. Albert tersenyum lebar, seakan rasa lelahnya hilang begitu saja. Ia mendekat tanpa suara, lalu membungkuk dan mengecup pipi Kiara dengan gemas. “Aku pulang, sweetheart,” ucapnya sambil meraih pinggang wanita itu. Kiara terkekeh kecil, terkejut tapi juga hangat menerima kasih sayang suaminya. “Albert, kau membuatku kaget,” katanya, menoleh dengan mata berkilat. Albert tertawa rendah, lalu merebahkan diri di samp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD