Bab 139

2001 Words

Sore itu di ruang tamu mansion, cahaya matahari menyusup melalui jendela besar, memantul di lantai kayu mengilap. Valentina, bayi lima bulan yang lucu itu, merangkak dari tempat tidurnya menuju sofa tempat Cassandra duduk santai. Dengan gerakan lincah dan suara celotehannya yang riang, Valentina menarik perhatian Cassandra. Cassandra tersenyum lebar, menatap mata bayi itu. “Hai, nak kecilku yang manis! Datang kemari ya?” katanya sambil membuka kedua tangan. Valentina langsung merayap cepat, tangannya meraba-raba tepian sofa sampai akhirnya mendarat di pangkuan Cassandra. Begitu berada di pangkuan Cassandra, Valentina mulai mengoceh dengan suara-suara polosnya, terkadang diselingi tawa kecil yang membuat ruangan terasa hangat. Cassandra tertawa mendengar ocehan bayi itu, suaranya lembut,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD