Bab 138

1079 Words

Pagi itu suasana dapur mansion terasa begitu ramai dan hangat. Sinar matahari menembus tirai besar yang menjuntai dari jendela, menimpa meja marmer putih yang kini penuh dengan bahan makanan—tepung, mentega, telur, keju, dan beberapa sayuran segar. Di tengah dapur berdiri Alden yang tampak benar-benar kebingungan, sementara Kiara bersandar di meja, kedua tangannya bertolak pinggang, menatap pemuda itu dengan ekspresi campuran antara geli dan kesal. “Jadi… Cassandra ingin makanan Prancis?” tanya Kiara memastikan. Alden mendesah berat sambil memandangi catatan resep yang ia dapat dari internet. “Ya, katanya ingin coq au vin… atau entahlah bagaimana cara mengucapkannya. Aku bahkan tak tahu itu ayam apa sebenarnya. Tapi katanya dia ingin dimasakkan langsung olehku. Katanya biar romantis.” K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD