Bab 238

2439 Words

Sejak hari itu, sesuatu di dalam diri Jeje berubah perlahan namun pasti. Tidak terlihat jelas oleh mata manusia, tidak disadari oleh Valentina yang masih terlalu polos untuk memahami naluri seekor singa. Namun Kiara dan Albert mulai merasakannya. Ada perbedaan pada cara Jeje memandang sekitar. Tidak lagi sekadar mengikuti Valentina dengan manja, tidak lagi hanya berbaring di sudut ruangan sambil menunggu gadis kecil itu memanggil namanya. Jeje mulai berjaga. Setiap pagi, ketika Valentina turun dari kamarnya, Jeje selalu berada beberapa langkah di depannya. Jika ada pelayan baru yang belum pernah ia lihat mendekat terlalu cepat, Jeje akan berhenti, tubuhnya menegang, ekornya bergerak pelan. Tatapannya tajam, lurus, tidak berkedip. Awalnya orang-orang mengira itu hanya reaksi singa kecil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD