Musim gugur di New York mulai terasa. Daun-daun maple di halaman sekolah kindergarten Valentina berubah warna, merah dan oranye, berjatuhan setiap pagi. Biasanya Valentina akan menunjuk daun-daun itu sambil berkomentar riang, tapi kini tidak lagi. Pagi itu, Valentina berjalan masuk ke sekolah dengan langkah kecil dan hati-hati. Tangannya menggenggam ransel erat. Mommy berlutut di depannya sebelum bel berbunyi. “Valentina mau Mommy tungguin sebentar?” Valentina menggeleng pelan. “Nggak apa-apa.” “Tapi kalau Valentina merasa nggak nyaman—” Valentina memotong dengan suara lirih. “Valentina bisa sendiri.” Kiara menatap putrinya lama, lalu mencium keningnya. “Mommy di luar ya.” Valentina hanya mengangguk dan berjalan masuk tanpa menoleh. Di dalam kelas, anak-anak berlarian, tertawa, sal

