Bonus 32: Berdamai dengan Masa Lalu

1900 Words

"MAMA, PAPA DATANG, TUH!" Siapa lagi kalau bukan Angkasa yang makin ke sini makin antusias di tiap kali terdengar suara mobil di halaman, seakan sudah hafal bahwa demikianlah suara mobil papanya, Angkasa langsung melongok ke jendela, lalu meneriaki kabar kedatangannya kepada mama, Bumi, dan Mars. Yeah, cuma Angkasa yang begitu. Dia sudah lompat-lompat kegirangan. Yang lalu Venus bukakan pintunya, mempersilakan, tentu hal pertama yang Gempa suguhkan adalah senyuman. Di sisi lain .... Bumi melirik, melihat Angkasa yang cium tangan dan lalu dikecup kepalanya oleh Papa Gio. Habis itu, Bumi fokus lagi pada mainan bersama Mars yang sama-sama cuek sepertinya. "Papa bawa apa itu?" Bumi melirik lagi. "Martabak. Suka, kan?" Ini sudah sore menuju malam, Gempa cuma kepikiran buat beli martaba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD