Percikan Api di Padang Kering.

932 Words

​Udara di Jakarta terasa lebih berat pagi itu, seolah-olah awan mendung yang menggantung rendah di atas cakrawala membawa beban dari rahasia-rahasia gelap yang siap ditumpahkan. Axel Ludwig tidak tidur. Matanya yang merah dan cekung menatap layar tablet yang menampilkan daftar kontak paling berpengaruh dalam ekosistem Ludwig Group dan Sterling Group. Ia duduk di sebuah kafe tersembunyi di sudut kota yang jarang dikunjungi oleh kalangan sosialita, tempat yang sempurna untuk menyusun strategi penghancuran tanpa terendus oleh telik sandi ayahnya. Axel menyadari bahwa melawan Hayes Ludwig dengan kekuatan fisik adalah kesia-siaan, namun melawan ayahnya dengan opini publik dan sanksi sosial adalah cara yang jauh lebih mematikan. Dengan jari yang sedikit gemetar namun penuh keyakinan yang dingin,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD