Di Ambang Pelepasan.

971 Words

Hayes menundukkan wajahnya, bibirnya menempel di leher Luna yang jenjang, merasakan detak jantungnya yang cepat dan tidak beraturan—sebuah ritme yang menandakan ketakutan purba sekaligus sisa-sisa hasrat yang masih menyala di balik rasa bersalah. Tangan besarnya menjelajahi punggung Luna, menariknya lebih dekat hingga tidak ada lagi udara yang tersisa di antara mereka, menghancurkan jarak yang sempat diciptakan oleh kata-kata tajam Axel di taman tadi. Luna menutup mata, air matanya masih terasa hangat dan asin di pipi, namun desahan pelan tanpa sadar melepaskan diri dari bibirnya saat tubuhnya menempel erat pada d**a Hayes yang kokoh. Ia merasa jiwanya hancur berkeping-keping, dan dalam kehancuran itu, hanya sentuhan Hayes yang terasa seperti pegangan yang nyata untuk mencegahnya jatuh leb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD