Dunia Hayes Ludwig seolah runtuh dalam semalam, menyisakan puing-puing reputasi dan pecahan hati yang berserakan di bawah kaki para pengadilnya sendiri. Di kediaman Sterling yang kini terasa seperti benteng pertahanan musuh, Hayes berdiri di tengah aula yang dingin, mencoba mengatur napasnya yang sesak bukan karena kelelahan fisik, melainkan karena beban fitnah yang dilemparkan oleh Miles Sterling. Suara hujan di luar masih menderu, seakan langit pun ikut menghakimi setiap langkah yang ia ambil. Hayes menatap tangga tempat Luna baru saja menghilang, lalu beralih menatap Axel yang berdiri dengan mata penuh kilat kebencian. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya yang penuh kendali, Hayes merasa suaranya tidak memiliki bobot. Ia adalah seorang pria yang terbiasa memerintah, namun malam ini, ia

