Prahara.

999 Words

​Kota Jakarta di bawah kepungan awan kelabu seolah sedang menahan napas, menyaksikan bagaimana dua dinasti besar yang menjadi pilar ekonominya perlahan-lahan saling mencabik hingga ke tulang sumsum. Di dalam labirin Menara Ludwig, kediaman Sterling, hingga apartemen mewah tempat para pewaris bernaung, tidak ada lagi ruang bagi kedamaian; yang tersisa hanyalah kabut tebal berisi kebencian yang mendarah daging, dendam yang baru saja disulut, serta cinta yang kini terasa seperti racun yang mematikan. Semua pihak berada dalam kondisi kacau balau, terjebak dalam pusaran emosi yang tak lagi bisa dikendalikan oleh akal sehat. Batas antara siapa yang menjadi korban dan siapa yang menjadi pelaku telah mengabur, meninggalkan mereka semua bersimbah dalam luka masa lalu yang ternyata belum benar-benar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD