Panggung Sang Eksekutor.

1125 Words

​Pagi itu, Jakarta terbangun dengan atmosfer yang tidak biasa, sebuah ketenangan yang terasa seperti tarikan napas panjang sebelum teriakan histeris pecah di tengah kota. Di sebuah ballroom hotel mewah yang dimiliki oleh jaringan perusahaan cangkang di bawah kendalinya, Clifford Vance berdiri di balik podium kayu ek yang elegan, menatap ke arah pintu besar yang mulai terbuka untuk menyambut para tamu undangan khusus. Ia tidak mengundang sembarang orang; yang hadir hari ini adalah para pemimpin redaksi dari lima media cetak terbesar, pemilik portal berita daring dengan jutaan pengikut, serta produser eksekutif dari program investigasi televisi yang paling berpengaruh di negeri ini. Clifford telah mengatur segalanya dengan presisi seorang arsitek; pencahayaan yang sedikit redup untuk mencipt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD