Dinding apartemen mewah di kawasan Kuningan itu seolah perlahan-lahan merapat, menjepit Luna dalam kesunyian yang menyiksa. Di luar jendela besar yang menampilkan gemerlap lampu Jakarta, dunia sedang membicarakannya dengan nada-nada penghinaan yang tajam. Gosip tentang CEO titan otomotif dan gadis simpanannya telah menjadi bola salju yang menggelinding liar, menghancurkan reputasi yang selama ini ia bangun dengan susah payah sebagai mahasiswi berprestasi. Luna duduk meringkuk di sudut sofa beludru, memeluk lututnya erat-erat sementara ponselnya terus bergetar di atas meja marmer, menampilkan rentetan pesan dari teman-teman kampus yang menuntut penjelasan, serta panggilan tak terjawab dari Tante Clara yang ia hindari karena rasa malu yang teramat sangat. Rasa bersalah itu datang seperti

