Lampu-lampu kota Jakarta yang berpijar di balik jendela kaca Menara Ludwig tampak seperti ribuan mata yang menghakimi, namun bagi Luna Sterling, dunia di luar sana terasa jauh lebih tidak menakutkan dibandingkan realitas yang baru saja meledak di dalam ruangan ini. Setelah suara Bella memudar, meninggalkan gema tentang pengkhianatan, penguncian, dan ancaman fisik yang dilakukan Miles Sterling, Luna merasa seolah-olah fondasi identitas yang ia bangun selama dua puluh dua tahun ini amblas ke dalam tanah. Selama ini, ia hidup dalam narasi tunggal yang dipahat dengan sangat teliti oleh ayahnya: bahwa Bella adalah wanita tanpa hati yang meninggalkannya demi gairah sesaat dengan pria lain, dan bahwa Hayes Ludwig adalah penguasa yang menghancurkan keutuhan keluarga mereka. Namun sekarang, saat i

